1


Sapu Lidi Cafe, Resort & Gallery Bertemakan “Nature”

sapulidi-resort-1

Kembali ke Nuansa Tradisional di Tengah Sawah

 

Longlifemagz – Bicara soal traveling memang tidak ada habisnya. Apalagi di era yang semakin maju ini. Setiap orang mengunjungi tempat wisata menarik bukan hanya untuk berlibur saja, melainkan untuk keperluan hunting foto. Inilah yang sering dilakukan para remaja masa kini. Sehingga banyak sektor yang memanfaatkan momen ini dengan menciptakan atau memperbaiki obyek wisata yang sudah ada. Contohnya tempat wisata di Lembang Bandung yang akan kita bahas.

Lembang merupakan salah satu kecamatan yang berada di Bandung Barat. Di daerah ini suhunya mencapai 17 derajat selsius. Ini karena Lembang terletak pada dataran tinggi antara 1.312m hingga 2.080m diatas permukaan laut. Titik tertingginya ini berada di puncak gunung Tangkuban Parahu. Hawa yang sejuk serta pemandangan alam yang masih asri, dianggap wisatawan dapat menghilangkan stres maupun penat.

Satu tempat wisata kuliner menarik di Lembang yaitu Sapu Lidi. Namanya terdengar aneh dan bikin penasaran. Konsep yang dituangkan pada obyek wisata ini bertemakan “nature”. Dimana kamu bisa menyantap kuliner yang lezat di saung – saung tradisional lengkap dengan pemandangannya. Kamu akan disuguhkan dengan danau serta sawah – sawah hijau. Suasana tenang dan sunyi juga sangat cocok digunakan oleh wisatawan yang ingin kabur dari hiruk piuknya kesibukan di kota.

Dari tempat dan namanya terdengar seperti spot wisata yang mewah dan mahal. Nyatanya bukan seperti itu, menu makanan yang ada di sini harganya cukup terjangkau. Tidak menguras kantong saat liburan, mulai dari 30 ribu hingga kurang dari 100 ribu. Untuk minumannya sendiri juga masih tergolong murah. Dari 5 ribu sampai dengan 35 ribu.

sapu-lidi-cafe-resort-gallery-lembang

Dimalam hari, suasana Sapu Lidi sangat romantis dengan hiasan lampu – lampu kuning dan udara sejuk khas Lembang. Hal ini yang menjadikan Sapu Lidi sebagai tempat wisata favorit para pasangan muda ataupun suami istri yang ingin bernostalgia. Tertarik ingin menyinggahi salah satu tempat wisata kuliner terbaik di Lembang ini? Datang saja ke kompleks Graha Puspa, tepatnya di jalan Sersan Bajuri Lembang, Bandung Barat.

 

Teks : Rizki Febrian YP

Foto : tripadvisor

Salah satu media digital yang membahas berita seputar lifestyle remaja terkini.

Air Terjun Tumpak Sewu, Serpihan Surga di Lumajang!

Surga wisata yang tersembunyi di Jawa Timur

 

Longlifemagz – Di tengah kesibukan yang menumpuk, wisata air akan selalu menawarkan tempat untuk dapat berelaksasi sejenak. Selain menenangkan, berbagai destinasi wisata air juga banyak memacu adrenaline dan rasa ingin tahu untuk dieksplorasi. Ditambah dengan keindahan alamnya terbentuk secara alami yang menambah kepuasan tersendiri bagi para penikmatnya. Walaupun belum terlalu banyak disorot, wisata air yang satu ini tidak kalah menarik dibandingkan dengan wisata air besar lainnya.

Adalah Air Terjun Tumpak Sewu yang mulai menjadi buah bibir dan menjadi destinasi kunjungan wisatawan lokal. Terletak di Desa Sidomulyo di perbatasan antar Malang-Lumajang, air terjun ini juga mempunyai sebutan lain yaitu Coban Sewu atau Grojogan Sewu. Dikarenakan sumber mata airnya yang banyak berjejer sepanjang tebing membentuk tirai dan jatuh ke dasar. Tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri, bagai Niagara di tengah Indonesia air terjun ini tergolong sangat tinggi dan besar disertai panorama alam yang mempesona.

coban-sewu

Sesuai dengan urutan rekomendasi, lokasi wisata ini memiliki beberapa jalur masuk dan serta menjadi spot-spot yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi. Jalur terdekat dan aman untuk ditempuh adalah dengan melalui jalur resmi Desa Sidomulyo,cukup dengan menaiki tangga  yang terbuat dari bambu dan dikombinasikan dengan kayu kuat. Jalan ini berjalur landai disertai beberapa gardu pandang untuk santai sejenak menghela nafas sambil menikmati hawa sekitar yang sejuk.

Opsi kedua anda dapat melewati Goa Tetes. Pada awalnya sebelum Air Terjun Tumpak Sewu dibuka  untuk umum, Goa Tetes menjadi satu-satunya tempat wisata di lokasi ini. Goa ini juga akan membuat anda berdecak kagum karena adanya sumber mata air di atas gua yang memancar ke segala arah sehingga air jatuh ke setiap sisi gua seperti layaknya tetesan air, dari situ maka dinamakanlah tempat ini Goa Tetes. Dengan melewati jalur ini kita dapat merasakan sensasi menuruni air terjun dengan guyuran aliran air yang hebat! Kita harus menuruni anak tangga untuk sampai ke Goa Tetes, lalu turun lagi dengan cara merambat pada bibir tebing menuju aliran sungai. Dilanjutkan dengan tracking menyusuri sungai melawan arus sekitar 200 meter jauhnya, namun semua akan terbayar saat anda sudah dapat melihat betapa menakjubkannya Air Terjun Tapak Sewu ini sesampainya di bawah!

dsc02041

Selanjutnya, ketiga anda dapat memilih untuk melalui rute Ampel Gading atau tebing-tebing curam dari sisi selatan Air Terjun Tumpak Sewu. Untuk menuruni tebing tegak seperti tembok ini akan dibantu dengan seutas tali berbahan karet ban dan setangkai rotan yang membentuk tali elastis. Kucuran air dari Goa Tetes mengalir deras di sepanjang jalur ini, tapi dapat terlihat sangat jelas berjajar air terjun yang saling bertumpak atau bertindihan. Hal yang wajib diperhatikan adalah pastikan bahwa batu tebing untuk pijakan kaki kita harus benar-benar kokoh dan kuat menyangga bobot tubuh kita. Selain itu, pakaian yang kita kenakan harus merupakan pakaian yang nyaman dan mendukung tubuh untuk bebas bergerak. Jangan sesekali mencoba menuruni track ini dengan pakaian berbahan dasar jeans maupun pakaian yang ketat karena dikhawatirkan akan mengganggu keleluasaan pergerakan dan akan berakibat fatal.

Baca : Bukit Kapur Jaddih, Kawasan Tambang Menjadi Objek Wisata Unik

img_20150727213419_55b6416b91e9c

Pilihan terakhir yaitu melalui aliran Sungai Glidik. Terutama kalian yang berjiwa petualang dan ingin memacu adrenaline, cobalah untuk berdiri di atas air terjun dengan ketinggian 180 meter ini! Panorama yang disajikan juga sangat menawan apalagi bagi para penggemar ketinggian. Namun perlu ekstra hati-hati karena hanya ada pagar pembatas kecil diantaranya dan belum sepenuhnya dipagar. Juga terdapat jurang yang berada di depan mata. Maka utamakanlah keselamatan kalian sebelum mencoba spot ini!

Turun kebawah sedikit anda sudah dapat menikmati sejuknya deburan air jernih dari atas sana dan mendapatkan spot sempurna yang sering diabadikan dalam foto. Kalian dapat melihat dengan lebih jelas penampakan seluruh bagian air terjun yang membentang panjang membentuk setengah lingkaran. Waktu yang paling tepat untuk datang disarankan saat pagi hari, akan lebih beruntung jika kalian dapat ikut serta mengabadikan momen bergesernya sinar matahari diantara cekungan air terjun sembari menyaksikan kabut tipis yang dibentuk oleh bulir air yang semburat ikut melengkapi suasana. Hal ini karena masih belum banyak noise akibat angin yang berair, dan mengantisipasi waktu sore yang sering mendung, hujan, atau banjir di dasar sungai.

maxresdefault

Rute untuk menuju Air Terjun Tumpak Sewu dari perkotaan dapat melalui Kota Malang – Jawa Timur yang memerlukan waktu sekitar 2 jam 30 menit dari Kota Malang. Rute dapat dilalui menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Biasanya kendaraan diletakkan di gubuk penambang pasir, lalu dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri sungai sekitar 200 meter. Nah, mengenai biaya biasanya beda spot beda biaya masuk dan parkir. Namun rata-rata pengelola mematok harga sebesar lima ribu rupiah untuk masing-masing tiket masuk dan parkir.

Baca : Beribu Titik Selam di Kepulauan Wakatobi

Beberapa hal yang patut dicek kesiapannya kembali sebelum menuju ke tempat wisata ini adalah pastikan bahwa anda memakai sandal atau sepatu standar outdoor  yang bergerigi, dikarenakan jalan dan bebatuan cadas yang sangat licin. Akan sangat berguna juga untuk menyeberangi tebing-tebing curam. Sertakan juga tali untuk melengkapkan perlengkapan tracking anda. Last but not least, jangan lupa untuk membawa plastik atau pelindung apapun itu guna melindungi alat elektronik yang anda bawa agar tidak basah terkena guyuran air. Disarankan pula untuk memakai jasa guide atau mengajak kerabat yang sudah berpengalaman kesitu, karena jalannya sulit diprediksi dan sebenarnya memang tidak ada. Hanya warga sekitar yang biasa mencari rumput menerobos jalan dan membuatnya dapat dilewati wisatawan.

Jadi, siapkah berpetualang ke Air Terjun Tapak Sewu ini?

 

 

Bukit Kapur Jaddih, Kawasan Tambang Menjadi Objek Wisata Unik

hipweecom

Layaknya banyak orang, tempat wisata apa saja sih yang seringkali dikunjungi oleh para travellers? Pasti tidak lain dari pegunungan, danau, laut, atau tempat wisata lainnya. Kali ini ada tempat wisata yang belum diketahui oleh banyak orang dan mungkin belum pernah terbesit di benak kalian sebelumnya!

Madura seakan memiliki destinasi wisata yang jarang terdengar keberadaannya, tertutup oleh hingar bingar kota-kota besar di Pulau Jawa. Adalah Bukit Kapur Jaddih yang sedang jadi primadona baru dan cukup menjadi perbincangan hangat terutama dikalangan anak muda yang hobi travelling dan haus akan destinasi wisata baru. Tempat ini pada awalnya merupakan tempat penambangan batu yang tidak dibuka untuk umum. Pasti sulit membayangkan sebuah tempat tambang batu kapur dapat menjadi destinasi wisata yang layak untuk didatangi. Namun bebatuan dan tebing-tebingnya yang memang fotogenik mampu menarik minat para wisatawan untuk mengunjungi bukit yang berada di wilayah Bangkalan, Desa Jaddih ini.

4.-Bukit-Jaddih-Madura-by-IG-@antoniboska

12139702_793816727393745_1678884276_n

Hampir sama seperti Brown Canyon di Semarang, masih banyak truk pengangkut dan para pekerja tambang berseliweran karena fungsi utama dari tempat ini yang adalah tempat penambangan  berstatus aktif. Hanya bedanya Bukit Jaddih ini sekarang sudah dijadikan tempat untuk berwisata. Disini kalian akan melihat bongkahan bahkan guratan-guratan kapur putih berukuran besar. Tebing-tebing kapur ditempat ini pun tidak terbentuk secara alami, melainkan akibat pahatan para penambang kapur pengais rejeki ditempat ini selama bertahun-tahun sehingga membentuk sebuah ukiran tebing bahkan bukit yang sangat artistik. Ditambah, kawasan yang cukup luas ini dihiasi dengan pemandangan alami karena terdiri dari bukit-bukit nan hijau yang memang cocok untuk ditelusuri keindahannya. Menjadikan tempat ini penuh dengan spot foto yang sangat instagram-able untuk diabadikan! Selain itu karena disini adalah tempat pertambangan batu kapur, terdapat banyak goa-goa kecil sisa penambangan. Namun tidak disarankan untuk memasuki goa tersebut karena cukup rapuh dan dapat runtuh sewaktu-waktu.

Penambangan-batu-kapur-aktif-di-sekitar-Bukit-Jaddih

Kawasan tambang yang masih aktif

Tidak berhenti disitu saja, di sisi utara Bukit Jaddih ini terdapat sebuah pemandian alami yang berada di tengah-tengah bukit kapur yang disebut ”Aeng Goweh Pote” dalam bahasa Madura atau Air Gua Putih. Awal mulanya pemandian atau kolam renang ini merupakan bekas lubang galian tambang kapur yang kemudian memancarkan mata air secara alami. Sehingga pemerintah daerah setempat pada akhirnya merenovasi tempat ini dan menjadikannya sebuah kolam renang dengan luas yang cukup besar, dan baru diresmikan pada tahun 2014 lalu. Sungguh ibarat Oase ditengah padang gurun. Untuk yang ingin menikmati sensasi berenang ditengah bukit kapur ini, kamu cukup mengeluarkan uang sebesar sepuluh ribu rupiah, dengan itu kamu bebas merasakan kesegaran mata air ditempat ini.

gua-pote-bukit-jaddih

Pemandian Aeng Goweh Pote

Akses menuju Bukit Jaddih dapat dicapai menggunakan mobil ataupun sepeda motor. Jika kalian ingin mengendarai sepeda motor, sebaiknya kamu mengambil jalur alternatif lewat jalan raya Labang, sehingga tidak perlu memutar melewati Kota Bangkalan terlebih dahulu. Sementara itu jika kamu menggunakan mobil, mau tidak mau kalian harus memutar terlebih dahulu melewati Kota Bangkalan. Lalu untuk arah pulang ke Surabaya, barulah bisa melewati jalur alternatif jalan raya Labang. Namun harap diperhatikan karena jalur menuju Bukit Jaddih cukup susah dan medannya lumayan terjal, jadi diharapkan untuk selalu berhati – hati di perjalanan. Selain itu, sebaiknya manfaatkan GPS atau peta pada gadget kalian untuk menemukan lokasi bukit ini karena petunjuk untuk menuju ke tempat ini masih terhitung kurang. Untuk biaya masuk per orang hanya akan dikenakan biaya sekitar dua ribu rupiah dan biaya parkir sebesar lima ribu rupiah.

Jadi untuk anda yang bosan dengan objek wisata yang itu-itu saja, berminat untuk bernarsis ria di Bukit Jaddih?!

mulpixcom

Baca juga: Beribu Titik Selam di Kepulauan Wakatobi

Pesona Pura Besakih, Pura Terbesar di Indonesia!

Text by: Apriliana Caesarani

Photo by: hipwee, mulpix, instagram

Beribu Titik Selam di Kepulauan Wakatobi

OLYMPUS DIGITAL CAMERAPhoto by wakatobi.com

Indonesia Destinasi Selam Terbaik dunia

 

Pesona alam di negeri kita ini memang tidak ada hentinya memukau hati para wisatawan. Apalagi soal destinasi wisata air, sudah tidak dapat diragukan lagi karena sebagian besar pulau di Indonesia  yang dikelilingi oleh  hamparan laut luas. Salah satunya seperti Kepulauan Wakatobi yang terletak di Propinsi Sulawesi Tenggara ini.

Wakatobi sendiri merupakan sebuah singkatan yang diciptakan dari nama-nama pulau besar disana yaitu Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Sebelum dikenal sebagai destinasi wisata, tempat ini dulunya terkenal sebagai tempat para pandai besi berasal. Tidak hanya keindahan lautan biru dan kekayaan hayati laut melimpah ruah didalamnya, tradisi budaya masyarakat yang masih melekat disini juga pasti menarik hati dan tidak akan cukup anda nikmati hanya dalam waktu singkat!

Ketika mendengar kata Wakatobi, yang terlintas di telinga para wisatawan pasti adalah menyelam. Selain menawarkan kedalaman dan panorama keindahan bawah laut bervariasi, arusnya pun tidak terlalu kencang, serta visibility luar biasa membuatnya diincar oleh divers baik dari dalam maupun luar negeri. Namun jangan khawatir, bagi yang belum terlatih untuk diving, kita dapat menemukan tempat snorkeling tersebar dimana-mana. Kita juga dapat berkunjung ke Pantai Cemara yang terdapat barisan pohon cemara di tepiannya, atau pantai unik Pantai Moli’i Sahatu yang bermata air tawar. Pulau Hoga juga tidak kalah memukau  dengan pasir putih dan air laut jernih nan indah berhiaskan terumbu-terumbu karang.

Baca : Pesona Pura Besakih Pura Terbesar di Indonesia

Wisata lainnya yang dapat kita kunjungi adalah Taman Laut Nasional Kepulauan Wakatobi dimana terdapat 25 titik selam berbeda yang memiliki 112 jenis terumbu karang, dan sekitar 90an jenis ikan. Sementara yang lain bersantai sembari ditemani angin semilir di tepi pantai, akan terasa beda sensasinya melihat pemandangan elok sekitar kita lebih jelas dengan menaiki puncak bukit Kahyangan di Pulau Tomia. Pulau ini juga menjadi destinasi paling terkenal karena titik-titik selamnya yang luar biasa. Eits, jangan salah, selain kaya akan tempat wisata kepulauan ini menjadi salah satu pewaris budaya yang masih melekat pada diri masyarakatnya. Kalian tetap dapat melihat berbagai tarian adat seperti tari eja-eja, tarian mborira, dan berbagai tari lainnya yang akan mereka tampilkan pada waktu-waktu tertentu.

originaldiving

Beberapa hal yang harus kalian siapkan adalah dive license sebagai akses untuk para diving maniac, akan terasa percuma berwisata kesini tanpa mencoba titik selamnya! Kamera underwater pun sudah pasti siap ditangan. Serta yang terpenting adalah baterai atau pengisi daya baterai alat elektronik, jika anda ingin berkunjung ke tempat lain selain Pulau Wangi-wangi. Dikarenakan disana daya listrik hanya dinyalakan mulai pukul 6 sore sampai pukul 6 pagi.

Nah, untuk dapat sampai ke tempat ini kalian dapat melewati jalur udara maupun laut. Beberapa pesawat kecil sudah menyediakan penerbangan ke kepulauan ini yang biasanya mendarat di Bau-Bau, atau kalian dapat menempuh jalur laut dengan menggunakan kapal dari Kendari. Tiket untuk kapal dapat dibayarkan saat sampai di pelabuhan atau saat menaiki kapal tersebut. Perjalanan melalui jalur laut memang akan memakan waktu agak lama yaitu sekitar 10-12 jam, tetapi anda akan dimanjakan dengan pemandangan indah dari pulau sekitar dan bahkan lumba-lumba atau paus yang memang masih dibiarkan lepas pada habitatnya.

idwikipediaorg

Baca : Ngarai Sianok, Lembah yang Berprestasi

So, apakah anda masih ragu untuk menjadikan Wakatobi sebagai destinasi berikutnya?!

 

Pesona Pura Besakih, Pura Terbesar di Indonesia!

klikhotelcomPhoto by pedomanwisata.com

Cerita, Keajaiban dan Pesona di Kaki Gunung Agung Bali

 

Longlifemagz – Membicarakan mengenai potensi wisata di Indonesia memang tidak akan ada habisnya, pasalnya memang Indonesia menjadi salah satu negara yang mempunyai segudang tempat wisata. Pada tiap tahunnya selalu saja ada tempat pariwisata baru yang berdiri maupun ditemukan oleh masyarakat dan dijadikan tempat wisata. Bahkan beberapa tempat wisata di Indonesia juga menjadi sejarah bagi perkembangan sosial di wilayah tersebut, serta menjadi salah satu warisan Dunia UNESCO.

Pulau Dewata Bali memang sudah sangat dikenal oleh masyarakat. Keindahan yang memukau dan kekentalan budaya yang masih melekat, membuat Bali menjadi begitu istimewa di mata dunia. Termasuk sebagian besar masyarakat di dalamnya sebagai pemeluk agama Hindu yang kuat.

Agama Hindu yang dianut oleh hampir seluruh masyarakat disini berawal dari sebuah area pura yang berdiri tegak dan megah di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem,  Bali ini. Pura ini merupakan tempat cikal bakal munculnya agama Hindu di Bali karena di tempat inilah untuk pertama kalinya diterima wahyu Tuhan oleh Hyang Rsi Maarkendya.

Pura Besakih merupakan kompleks pura terbesar di Indonesia. Pura ini memang sudah terkenal akan keindahan arsitekturnya dan panorama alamnya, serta dilatarbelakangi oleh Gunung Agung yang tak kalah elok. Hal itu menjadi daya tarik tersendiri dimata para wisatawan. Selain itu, Pura ini juga menjadi salah satu warisan dunia UNESCO sejak tahun 1995.

thisisbaliblogspot

Kata “Besakih” merupakan terusan dari kata “Basuki” yang artinya adalah selamat. Sesuai dengan namanya, fungsi utama dari pura ini adalah tempat untuk memohon keselamatan bagi para umat Hindu. Pura Besakih ini menjadi pusat kegiatan dari semua pura yang berada di Bali. Terdapat kurang lebih 46 buah pura yang terbagi ke dalam 3 bagian tertata rapi di dalam kompleks tersebut, disertai dengan ornamen dan patung-patung dewa yang menambah kekentalan suasana religius didalamnya.

Baca : Ngarai Sianok, Lembah yang Berprestasi

Untuk dapat berkunjung ke tempat wisata ini tidaklah sulit. Para wisatawan dapat menggunakan transportasi sewaan dari Kuta atau bemo dari kota Denpasar dengan jarak 25 km ke arah utara. Jalan alternatif lainnya pengunjung dapat dari kota Semarapura (Kabupaten Klungkung), ke arah Pura Besakih dan sesampainya di Kecamatan Rendang disarankan agar tidak turun di Desa Besakih melainkan di gerbang masuk pura, kemudian dari pintu gerbang pengunjung dapat berjalan kaki menuju Pura Besakih. Sedangkan untuk nominal biaya masuk ke dalam Pura ini hanya sekitar US$1.

Demi menjaga kesakralan tempat ini, ada satu persyaratan untuk masuk ke dalamnya. Para wisatawan diwajibkan untuk mengenakan kain panjang atau sarung khas Bali. Para wisatawan juga lebih baik tidak memakai pakaian-pakaian ketat atau mini demi menghormati adat masyarakat sekitar. Namun bagi pengunjung yang tidak memiliki sarung tersebut tentunya tidak perlu khawatir, karena disana akan disediakan tempat penyewaan sarung khas Bali ini dengan harga sekitar Rp 3.000,00. s.d. Rp 5.000,00. Sedangkan bagi para pengunjung yang penasaran dengan cerita dibalik Pura terbesar di Bali ini,  akan tersedia juga sewa jasa guide yang siap mengantar pengunjung berkeliling sambil menceritakan tentang seluk-beluk Pura ini dengan biaya sekitar US$1.

So, tunggu apalagi? Penasaran dengan pesonanya? Pulau Dewata siap menyambut anda!

pedomanwisatacom

 

Salah satu media digital yang membahas berita seputar lifestyle remaja terkini.

Ngarai Sianok, Lembah yang Berprestasi

547624_b1964724aad9f524fd90b8ffa161f490_large

Bencana alam memang sesuatu yang berada diluar kendali manusia, hanya kehendak sang penciptalah bencana alam akan terjadi seperti gunung berapi, gempa bumi, tsunami dan masih banyak lagi. Diantara sekian banyak macam bencana alam tentunya akan membawa dampak yang cukup signifikan bagi kehidupan manusia di muka bumi ini dan sebagaimana pula kita tahu bahwa kebesaran sang pencipta ditunjukkan disini dan tidak dapat diingkari oleh seorang manusia pun.

Bencana alam yang tentunya memberikan efek yang signifikan ini tidak terlepas pula dengan sesuatu yang dilakukan oleh manusia terhadap alam, namun terlepas dari semua itu dengan adanya bencana alam pasti memupunya dampak baik maupun dampak buruk, alam selalu memberikan keseimbangan, jika ada sesuatu yang rusak alam pasti juga akan memberikan sesuatu dampak positif dari kejadian tersebut.

Baca juga :

Pulau Nihiwatu, Mahkota Ini Tertuju Padamu

Liburan Seru di Bukit Teletubbies, Gunung Prau!

Indonesia merupakan sebuah negara dimana Indonesia mempunyai banyak potensi bencana alam, hal ini dikarenakan banyak gunung berapi yang ada di Indonesia dan pertemuan lempeng dunia sehingga Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai potensi bencana alam terbesar, namun disamping itu Indonesia mempunyai kenampakan alam yang sangat beragama yang tentunya hal itu sangat menguntungkan bagi masyarakat di Indonesia.

Bukit Tinggi, Provinsi Sumatera Barat terdapat lembah curam yang berada di tengah kota ini merupakan salah satu wujud keadilan karena pada tahun 2007 gempa bumi mengguncang Pulau Sumatera dan meruntuhkun beberapa bagian dari lembah ini, namun tetap saja walaupun terkena dampak dari gempa bumi tempat wisata ini tetap saja menjadi tempat favorit bagi para pelancong dan bahkan semakin ramai dikunjungi dan tetap mempesona, bahkan pada tahun itu pula tempat wisata ini dianugerahi The Best Tourism Object dalam ajang penghargaan Padang Tourism Award 2007, ya itulah Ngarai Sianok.

Bagi kalian yang penasaran dengan salah satu tempat wisata terbaik di Sumatera ini kalian bisa mengunjungi tempat ini dengan cara mengunjungi Padang terlebih dahulu dan dengan menggunakan angkutan umum selama dua jam menuju ke Bukit Tinggi, kemudian setelah sampai di Bukit Tinggi kalian bisa menggunakan angkutan umum untuk menuju ke tempat ini dan merasakan keindahan dari tempat ini.

Ngarai Sianok sendiri tidak hanya menyuguhkan lembah yang megah saja namun disana kalian juga bisa menikmati aliran sungai dan juga kalian dapat menikmati olahraga air seperti arung jeram, kayak, dan juga kano dengan cukup membayar nominal sebesar Rp.4.000/orang hanya untuk melihat pemandangan disana. Fasilitas yang disediakan disana juga cukup menarik karena jika kalian ingin menginap disana dekat sana ada beberapa Hotel dan Resort yang siap menyambut kalian di Kota Bukit Tinggi, dan untuk mencari makanan disana pun juga tidak susah karena di sekitar sana terdapat pasar dengan berbagai macam makanan khas pandang yang disuguhkan.

So, bagian kalian yang tertarik mengunjungi Pulau Sumatera utamanya di Padang yang terkenal dengan berbagai macam masakan khasnya kalian bisa banget mampi disini, di Ngarai Sianok sebagai salah satu destinasi yang cukup menarik untuk dikunjungi karena tempatnya yang indah, akomodasi kesana yang cukup mudah, fasilitas yang cukup memadai pula, dan juga karena berbagai prestasi, jadi jangan ragu lagi untuk mengunjungi Ngarai Sianok, Let’s Go There!

46363298

ngarai-sianok-view

Text by : Jagadawe

Photo by : pixdaus.com, unand.ac.id, wandygoesmankhoto.blogspot.com, indonesiatraveling.blogspot.com, panoramio.com

Salah satu media digital yang membahas berita seputar lifestyle remaja terkini.

FIND US ON

ABOUT US

Longlife Magazine merupakan salah satu media digital seputar lifestyle remaja terkini. Kami memiliki beberapa rubrik mengenai lifestyle, event terkini, dan cerita inspirasi  dari para pelaku industri kreatif yang menarik untuk kalian ikuti.

Media ini diterbitkan sejak Februari 2015 sebagai media alternatif, efektif dan strategis yang memuat aneka ragam informasi bagi para pembacanya.

 

Pin It on Pinterest