1



Doc : Diminish Perception

“Kami tidak sedang bernostalgia dengan sistem Monarki yang kami tuangkan dalam album kami. Hanya membunyikan sebuah sirine tanda peringatan. Memang benar dalam sistem Monarki mungkin tidak buruk. Namun sampai berapa lama? Ketika Raja yang baik meninggal dunia dan digantikan putra mahkota yang lalim, bagaimana nasib rakyatnya?” tegas Bhima, gitaris Diminish Perception.


Longlifemagz Sebuah referensi untuk mengiringi nuansa pergantian kepala negara tahun ini. adalah “MONARKI” sebuah album garapan salah satu band kenamaan dari boyolali. Mengapa album ini dapat disebut sebagai iringan riuhnya momen pemilihan tahun ini? , sedikit cerita bahwa album ini memang tak sepenuhnya sesuai dengan apa yang ada di negara ini, karena album ini Sesuai judulnya, Monarki merupakan sistem pemerintahan yang dianut sebuah negara dimana kekuasaan tertinggi dipegang oleh seorang Raja/Ratu, yang mana juga berpontesi menciptakan pemerintahan yang otoriter. Diminish Perception menggunakan latar belakang ini sebagai landasan kritis yang diangkat kedalam materinya.

Selanjutnya apa yang membuat album ini layak menjadi sebuah “theme song” bagi para penikmat musik distorsi dengan lantunan beat yang rapat? “Kami tidak sedang bernostalgia dengan sistem Monarki yang kami tuangkan dalam album kami. Hanya membunyikan sebuah sirine tanda peringatan. Memang benar dalam sistem Monarki mungkin tidak buruk. Namun sampai berapa lama? Ketika Raja yang baik meninggal dunia dan digantikan putra mahkota yang lalim, bagaimana nasib rakyatnya?” tegas Bhima, gitaris Diminish Perception.

BACA : Math-Rock : Instrumental Namun Tetap Membawa Pesan

Namun bukan itu yang akan di tekan kan disini, disini penulis akan memberitakan bahwa usai meluncurkan album perdana mereka dalam bentuk cakram padat bulan Agustus tahun lalu, unit DeathMetal asal Boyolali, DIMINISH PERCEPTION merilis ulang album tersebut ke beberapa kanal musik digital, band yang juga sedang merampungkan rangkaian tour promo album mereka yang diberi judul “MONARKI” ini menyatakan telah merilis album mereka secara  penuh ke kanal musik digital pada tanggal 28 desember tahun lalu.

Album yang mengangkat isu sosial dan pemerintahan ini menjadi salah satu daya tarik bagi DIMINISH PERCEPTION, karena memang tak banyak band yang berani mengangkat isu tersebut, namun dengan cara mereka yang tegas DIMINISH PERCEPTION berusaha untuk mengkritisi isu isu tersebut kedalam bentuk musik.

Terdapat 8 trek dalam album tersebut, dan dalam penggarapan album tersebut DIMINISH PERCEPTION tak hanya mengajak kawan-kawan sesama musisi untuk berkolaborasi, namun juga menggandeng penyair, salah satunya adalah Usman Arrumy, penyair yang sudah melahirkan beberapa buku ini turut andil dalam salah satu trek di album MONARKI tersebut

Dalam rangka promo album mereka DIMINISH PERCEPTION juga melangsungkan rangkaian tour ke beberapa kota dimana rangkaian tour ini mereka beri nama “HAIL AMUNISICK TOUR”. Rangkaian tour yang menginvasi 6 kota ini menyambangi Wonogiri, Magelang, Solo, Jogjakarta, Semarang, dan Boyolali.


 

Keyword :



FIND US ON

ABOUT US

Longlife Magazine merupakan salah satu media digital seputar lifestyle remaja terkini. Kami memiliki beberapa rubrik mengenai lifestyle, event terkini, dan cerita inspirasi  dari para pelaku industri kreatif yang menarik untuk kalian ikuti.

Media ini diterbitkan sejak Februari 2015 sebagai media alternatif, efektif dan strategis yang memuat aneka ragam informasi bagi para pembacanya.

 

Pin It on Pinterest

Share This