Poster by Garna Raditya

 


Dua band asal Semarang, AK//47 dan Tiderays menggelar tur Asia Tenggara pada 20-30 Juli mendatang. Tur ini merupakan rangkaian pasca peluncuran album Tiderays bertajuk ”401” yang dirilis Samstrong Records awal Juli kemarin. Lawatannya akan berlangsung di lima negara yakni di Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam dan berakhir di Singapura dengan total 10 pertunjukan. “Selain ingin menjaring audiens yang lebih luas, tur ini diiniasiasi untuk membuka akses jaringan di tiap negara yang kami kunjungi,” ujar DF Ahmad, gitaris Tiderays.

Photo by Rifqi Fadhlurrahman

Ide melibatkan AK//47 muncul usai album ketiga veteran grindcore tersebut, “Loncati Pagar Berduri” dirilis oleh Lawless Jakarta Records dan Disaster Records, bersama dengan tur sebanyak 45 pertunjukan di Amerika Serikat tahun lalu. “Tahun ini adalah perayaan ke-20 bagi kami sekaligus selebrasi eksistensi kami sebagai kolektif dan akan terus berdialektika menyusuri zaman. Tentunya dalam tur ini akan semakin menyenangkan untuk dirayakan,” ujar Garna Raditya, vokalis dan gitaris AK//47 bersama Novelino Adam (vokal, bas) dan Yogi Ario (drum).

Photo-by-Brigitan-Arga

Sementara itu, Tiderays merupakan band pendatang baru yang digawangi DF Ahmad (gitar), Ghozy El-Yussa (vokal), Fauby Duvadilan (bas) dan Gresia (drum). Kiprahnya dimulai saat melakoni laga tandang bersama band hardcore Hearted, menyambangi kota-kota di Jawa dan Bali tahun 2018. “Dari tur sebelumnya kami banyak berlajar tentang pengelolaan tur mandiri, sekaligus mengubah pola bermusik kami. Sekarang, kami ingin intens membuat karya, melakukan tur, dan berjejaring seluas-luasnya,” tutup DF Ahmad.(*)

AK//47
www.facebook.com/ak47grind/
www.instagram.com/ak47grind/
ak47grind.bandcamp.com

TIDERAYS
www.facebook.com/tiderays401/
www.instagram.com/tiderayscrust/
tiderays.bandcamp.com