1


ROCKET ROCKERS, BERCERITA TENTANG ALBUM BARUNYA

Buah karya dari delapan belas tahun eksis dibelantika musik Indonesia.


 

Longlifemagz – Rocket Rockers quartet pop-punk asal bandung menjadi salah satu band yang tetap bertahan dibelantika musik Indonesia. Konsistensi mereka dibuktikan lewat lima album yang sudah dirilis dari tahun 1998. Masa dimana hegemoni reformasi sedang panas-panasnya dan geliat musik Indie terkhusus di Jakarta maupun Bandung mulai menunjukan eksistensinya.

Rocket Rockers adalah salah satu diantara band indie (mengusung semangat do it yourself) yang mampu bersaing ditengah musik mainstream seragam. Kepopuleran merupakan buah yang telah dirasakan, dari jerih payahnya aktif mengkampanyekan, menyuguhkan karya yang baru, berbeda, dan unik kepada para remaja pada saat itu.

Dari satu gigs kecil, ke gigs lain, acara pensi, sampai tour kebeberapa Kota turut dilakukan. Kreatifitas, kerja karas, dan konsistensi dalam berkarya adalah beberapa kunci kesuksesan yang dapat dilihat. Terbukti 6 album yang telah dirilis, ditambah dengan makin solidnya basis fans mereka (Rocket Rockfriend), mendaulat Rocket Rockers sebagai salah satu band yang patut diperhitungkan kredebilitasnya.

Rocket Rocket kini masih tetap eksis, walau kadang industri musik Indonesia terus berubah kondisinya. Seperti misalnya dari beberapa parade Pentas Seni (Pensi) yang diselenggarakan oleh beberapa sekolah dikota-kota besar, diantaranya Kota Semarang, Rocket Rocker masih dijadikan sebagai salah satu hideliner-nya.

SMA 11 Semarang adalah salah satu diantaranya. Turut mengundang Rocket Rockers sebagai salah satu Guest Stars, mendampingi Rizki Febrian, dan Sheryl Sheinafia menjadikan event tersebut terasa kian special untuk disimak malam itu (21/10).

Moment sepesial ini bertepatan pula dengan dirilisnya album ke-6 Rocket Rockers yang bertajuk “Cheers From Rocket Rockers” tanggal 18 Oktober lalu. Album ini bukan hanya sekedar bukti eksistensi Rocket Rockers dibelantika musik Indonesia, namun juga sebagai medium untuk bernostalgia, dan mengenalkan kembali karya – karya lama Rockert Rockers yang kini sudah jarang didengar Rocket Rockfriend (Fans Rocket Rockers).

“ya, album ke-6 kami ini membawa nama Cheers from rocket rockers. Tujuan album ini adalah mencoba mengingatkan kembali kepada temen – temen Rocket Rockfriend kelagu–lagu kita yang lama. Apalagi sekarang Rocket Rockfriend kan dari segala usia ada. Jadi kita mencoba mengingatkan kembali dengan lagu – lagu lama kami”, Ujar Bisma Bassist Rocket Rocker.

Album yang berisikan 18 Lagu ini, dibawakan pula oleh beberapa band lintas genre lainnya, mulai dari Last Goal! Party, Superglad hingga Midnight Quicke. Untuk pemilihan band-band yang turut memperbantui proses kreatifnya, Rocket Rockert membuka bagi siapa saja yang ingin membantu. Senada dengan yang dikatakan Ozom, drummer dari Rocket Rocker,

“Ya macem – macem aja sih. Terkadang juga ada (band) yang kita hubungi, ada juga yang diminta sama mereka. Dan kita benar– benar terbuka dalam projek ini”, ujar Ozom Drummer dari Rocket Rocker menanggapi.

Kolaborasi dengan beberapa band lintas genre murupakan jawaban atas tantangan waktu yang dialami Rocket Rockers. Dengan membawakan lagu–lagu lawas, band yang berkolaborasi dengan Rocket Rockers dapat memberikan warna baru dan lebih fresh untuk didengarkan.

Dari beberapa band yang berkolaborasi dengan Rocket Rockers, yang menjadi pertanyaan mengapa Rocket Rockers tidak mecoba kembali reuni dengan mantan vocalisnya Ucay. Seperti yang diketahui, tahun kemarin terjadi hal yang mengejutkan ketika salah satu Icon dari mereka harus mengundurkan diri dengan beberapa alasan yang ideologis.

“Kita sempet ada omongan mau kolaborasi dengan Ucay, sempet ngajak juga walau pun melalui chating, tetapi emang menurut Ucay, nge-band bukan jalan dia lagi.”, ujar Ozom.

Ucay adalah salah satu bagian penting dalam penggarapan album pertama sampai keempat Rocket Rockers. Kehilangan Rocket Rockfriend sangat terasa ketika Ucay memutuskan untuk hengkang dari Rocket Rockers dan industri music Indonesia.

Tetapi hal ini tidak menjadi hambatan bagi Aska, dan para personil lainnya untuk terus berkarya, dengan bukti dikeluarkannya pula album yang bertajuk Merekam Jejak. Meskipun ada beberapa perubahan didalam alunan distorsi yang dibawakan.

Baca : OM PMR, Usia Boleh Tua, Semangat Berkarya Tetap Membara

Sampai akhirnya Rocket Rockers tetap berkibar diindustri musik Indonesia, dan kembali merilis album baru yang diisi sebanyak 18 lagu. 18 memiliki makna dan pesan tersendiri dalam penentuan untuk banyaknya jumlah lagu dialbum tersebut. Ke-Istimewaan dari angka 18 menandakan 18 tahun Rocket Rockers sudah berkibar didunia musik Indonesia. Seperti yang ditegaskan oleh Aska,

“Kami ingin menonjolkan karakter 18 tahun Rocket Rockers dalam album ini. Misal, lagu Bersama Taklukan Dunia yang dibawakan pendatang baru parahnya sangat unik. Selain, memasukan unsur etnik yang menjadi kekuatannya, dia juga memberi sentuhan melayu dan dangdut didalamnya. Kita berharap, selain bernostalgia juga bisa memperluas jangkuan pendengar terutama para ABG”.

Album yang dinaungi oleh Reach & Rich Records kali ini tidak hanya menyuguhkan berkolaborasi dengan band–band Lokal Indonesia, tetapi terdapat juga band asal Jepang, Four Get Me A Nots (FGMN) yang berkesempatan mengcover lagu Just another holiday.

Baca : The Popo, Merangkum Isu-Isu Sosial Dalam Sebuah Karya

Dengan gaya mereka, FGMN memberikan sentuhan Punk dalam lagu tersebut. Rocket Rockers juga turut mengambil peran dalam album ini, di playlist terakhir, mereka mencoba mengcover lagu dari salah satu band yang benar – benar jauh dari nuansa distorsi. Lagu Maliq & D’Essentials yang berjudul “Pilihanku” turut pula dibawakan, lengkap dengan nuansa punk yang tetap melankolis.

Album terbaru Rocket Rockers seperti menjawab kegelisahan bagi para fans Rocket Rockfriend. Kebingungan mereka ketika ditanya tentang lagu – lagu dari album pertama sampai ketiga memicu pembuatan album tersebut. Meskipun hampir semua lagu dialbum ini Aska tidak mengisi suara. Namun album ini sebagai nostalgia tembang – tembang lawas yang pernah diciptakan Rocket Rockers.

Beralih dari album baru, hal yang menarik lainnya ketika Rocket Rockers tampil di event Nasional yang baru saja dihelat di Jakarta bulan oktober kemarin, Synchronize Festival. Dengan menggenakan busana pasien rumah sakit, sepertinya Rocket Rockers mempunyai pesan tersendiri terkait busana yang mereka kenakan. Selain itu, Rocket Rockers juga membawakan beberapa lagu mereka dari album kesatu sampai kelima.

Text & Photo by Fakhri Hardianto


FIND US ON

ABOUT US

Longlife Magazine merupakan salah satu media digital seputar lifestyle remaja terkini. Kami memiliki beberapa rubrik mengenai lifestyle, event terkini, dan cerita inspirasi  dari para pelaku industri kreatif yang menarik untuk kalian ikuti.

Media ini diterbitkan sejak Februari 2015 sebagai media alternatif, efektif dan strategis yang memuat aneka ragam informasi bagi para pembacanya.

 

Pin It on Pinterest