1


RAISA PECAHKAN SUASANA SCOOTER 2018

Raisa on stage SCOOTER 2018

Gegap gempita pesta tropikal akhir pekan.


SCOOTER “Smapa Cool Termination” 2018 acara tahunan yang diprakarsai siswa-siswi SMA 4 Semarang, kembali diselenggarakan dengan balutan yang berbeda. Hajatan tahunan ini selalu menghadirkan bintang tamu yang sedang trend pada masanya, SCOOTER mengulang kebiasaannya setiap tahunnya. Seperti ditahun 2016 mengundang Gugun Blues Shelter dan Sandhy Sandoro , ditahun 2017 Dhyo How dan Tulus didaulat sebagai guest stars.

SCOOTER bisa dikategorikan sebagai salah satu penyelenggara pensi terbaik di Semarang. Dari tahun ke tahun selalu menyuguhkan konsep baru, menyuguhkan sesuatu yang unik, dan berbeda dari pensi lainnya. Mengangkat tema “Trentxation”, SCOOTER menyuguhkan balutan konten lekat akan nuansa pesta tropical yang dimeriahkan melalui special performance dari Raddest, Reality Club hingga Raisa.

Hari yang cerah menyelemuti Lapangan Sepak Bola SMA 4 Semarang, (15/9/18) pekan kemarin. Buah dukungan semesta menyambut kemeriahan SCOOTER tahun ini. Ada yang menarik dari perlehatan Scooter tahun ini. Sebelum penonton sampai stage utama, mereka harus melalui spot area dengan berbagai dekorasi ciamik yang mendukung kemeriahan hajatan ini..

Setelah memasuki gate, penonton akan berjalan melewati semacam labirin yang sudah dihiasi sedemikian rupa. Dengan sorotan lighting ditambah ornamen dedaunan warna warni dilangit labirin mengesankan seolah penonton dibawa imagi-nya berada pada sebuah pesta tropical yang sangat menawan. Selanjutnya flow menuju kearah spot yang pastinya instagramable. Hingga akhirnya menuju kearah spot food and bevagre dan berlabuh di main stage.

Photo doc : Henggal Wismana

Dengan melihat susunan line-up pengisi acara SCOOTER tahun  ini, maka tak heran penonton pun terlihat sudah memenuhi venue. Dimulai sekitar pukul 19.30 WIB, acara dimulai dengan suguhan drama musical bertajuk “Stafors La Mostra” karya anak SMA 4 Semarang. Diselingi oleh performance paduan suara, pencak silat, traditional dance hingga modern dance, membuat sorak sorai penonton tak terhindarkan.

Dilanjutkan oleh performance dari Raddest yang tampil dengan baik dan provokatif malam itu. Dengan lantunkan Electronic Dance Music (EDM) yang disuguhkan membuat penonton berdansa menikmati malam. Selanjutnya Reality Club tunjuk ditunjuk untuk memeriahkan SCOOTER 2018. Unit indie pop asal Jakarta bernama ini menawarkan sesuatu yang berbeda. Melalui lagu-lagu yang sederhana, mereka meramu musik yang tidak hanya enak, tapi juga masuk untuk didengarkan oleh siapa saja. 

Photo doc : Henggal Wismana

Photo doc : Henggal Wismana

Raisa menjadi closing performance dan  puncak acara dari SCOOTER 2018. Romantic Atmospehere disuguhkan oleh Raisa dengan dinyalakannya flashlight handphone dari para penonton saat menyanyikan lagu ‘Arti Menunggu’. Malam yang cerah semalam, membuat lapangan terasa seperti cermin dari langit yang cerah dan penuh bintang, Raisa berhasil menutup SCOOTER 2018 dengan spektakuler yang tentunya membuat para penonton tidak merasa rugi jauh-jauh datang dengan lagu ‘Could It be”’.

Lengkap sudah pesta tropikal yang diusung oleh SCOOTER 2018 berjalan malam itu. Keriangan nampak masih melekat pada wajah setiap penonton ketika meninggalkan venue.

Photo doc : Henggal Wismana

Photo doc : Henggal Wismana

 

 

Si awam yang mau berpikir sampai ke awan.

7 Pernikahan Ini Bikin Nitizen Heboh!

Semoga namamu dan namaku tertulis di Lauhul Mahfudz ya dek. Tahun besok kita nyusul jadi yang kedelapan, amin.

 

Longlifemagz – “Bila nanti saatnya telah tiba. Kuingin kau menjadi istriku. Berjalan bersamamu dalam terik dan hujan. Berlarian kesana-kemari dan tertawa.” sepenggal lirik Akad yang dinyanyikan oleh band indie kenamaan Payung Teduh. Lagu dan liriknya sukses membuat dedek – dedek gemesh sampai wanita matang usia menjadi ngebet untuk segera menikah.

Pernikahan sering digambarkan sebagai sesuatu yang membahagiakan. Tapi apa itu sebenarnya pernikahan. Menurut Undang-undang No. 1 Tahun 1974, perkawinan (bukan pernikahan) adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami-isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Pernikahan adalah hal yang dilakukan satu kali seumur hidup (semoga aja ye kan) sehingga beberapa orang berani menggelontorkan uang lebih untuk prosesi akad dan resepsinya. Mulai dari politisi, artis, penyanyi sampai anak presiden.

Tak jarang kesan yang ditangkap oleh publik terkhusus nitizen malah mewah, hura-hura, dan berlebihan. Berbeda lagi bila yang menikah artis cantik atau tampan yang mempunyai ribuan basis fans militan. Pasti sontak membuat hati menjadi mendung, hastag sampai meme bertebaran dimana-mana. Dasar generasi kids zaman now.

Nah, kali ini kami mengulas pernikahan yang sempat membuat nitizen heboh, yaitu sebagai berikut…

 

1. Edi baskoro dan Aulia Rajasa


Pernikahan ini cukup menghebohkan pada waktu itu, Edi Baskoro (Ibas) adalah putera dari presiden ke 6 RI yaitu Susilo Bambang Yudhoyono dan Aulia Rajasa adalah putri dari Hatta Rajasa, dua politisi tersohor yang akhirnya menjadi mantu. Selain itu, pernikahan ini konon digelar dengan biaya mencapai 12 milyar rupiah. Angka yang cukup fantastis, atau mungkin bisa dibilang wajar, toh mereka orang gede bro. Pernikahan ini juga disiarkan di televisi trans tv dan trans 7.

Baca : 4 Fase Laki-Laki Sebelum Move On

 

2. Ardi Bakrie dan Nia Ramadani

Pernikahan antara anak dari politisi, pengusaha, sekaligus pemilik beberapa media televisi, Aburizal Bakrie dengan artis yang terkenal dengan peran bawang merah ini juga menyita perhatian publik. Resepsi yang di gelar mulai tanggal 1-2 April 2010 itu sangat mewah.
Kabar beredar biayanya mencapai 100 milyar, tetapi hal tersebut langsung dibantah keluarga Bakrie, selain itu perbedaan usia yang cukup jauh juga ramai diperbincangkan.

 

3. Anang dan Ashanti

Setelah melangsungkan akad nikah pada 12 mei 2012, keduanya menghelat pesta pernikahan yang cukup glamor pada minggu malam (20/05/2012). Pesta itu berlangsung disalah satu hotel berbintang dibilangan Jakarta dengan mengusung konsep tradisional dan elegan.
Beberapa artis dan pejabat pun turut hadir. Sebut saja Denada, Jeremi Thomas, Arie Untung, Rafi ahmad, sampai Walikota Solo (waktu itu) Joko Widodo.

 

4. Nazar dan Musdalifah

Pernikahan antara artis dangdut terkenal dengan janda kaya ini cukup menghebohkan pada waktu itu. Pernikahan ini digelar super mewah bahkan kabar beredar sampai menggelontorkan uang sebesar 4 milyar rupiah.
Hal ini cukup wajar, karena besarnya gedung dan serta dekorasi yang sangat mewah. Mereka mengangkat tema negeri 1001 malam. Selain itu perbedaan usia yang cukup jauh juga menjadi perbincangan.

 

5. Rafi ahmad dan Nagita Slavina

Pernikahan yang digelar 17 oktober 2014 ini digelar sakral, pernikahan ini disiarkan live oleh salah satu stasiun tv swasta di Indonesia. Setelahnya pesta pernikahan pun digelar dengan mewah.
Bali menjadi saksi kemewahan pesta pernikahan mereka, tamu – tamu yang diundang secara vvip mendapat parfum mahal. Selain itu undanganya pun menggunakan sistem barcode.

 

6. Hamish Daud dan Raisa


Nah ini dia yang sempat meramaikan trending topic Twitter dengan tagline #haripatahhatinasional . Bukan pernikahan mewah yang disorot, melainkan banyaknya laki – laki yang mengidolakan Raisa merasa patah hati karena idolanya menikah. Sedikit alay, tapi nyatanya banyak yang mengamini dengan munculnya hastag tersebut sebagai trending topic.

Baca : (Tidak) Merayakan Hari Patah Hati Nasional

 

7. Kahiyang dan Bobby


Pernikahan putri presiden ke 7 RI Bapak Jokowi, Kahiyang Ayu, dengan Bobby Nasution digelar di solo, lebih dari 8000 orang diundang dalam acara ini. acara ini dihadiri sejumlah tokoh, seperti pejabat dan beberapa artis tanah air.

Baca: 7 Konser Musik Yang Pernah Didatangi Jokowi

Acara yang diliput ratusan media, baik lokal maupun internasional ini sebenarnya digelar sederhana. Namun antuasiasme masyarakatlah yang menjadikan pernikahan ini ramai, selain ini adalah pernikahan putri dari Presiden Republik Indonesia

 

 

Text by  Chelsea Venda

Photo by Allseasonphoto, Tempo, Tribunnews, Okezone

Salah satu media digital yang membahas berita seputar lifestyle remaja terkini.

(Tidak) Merayakan Hari Patah Hati Nasional

raisaaaaaa

Photo by doc. Raisa Andriana

Entah siapa yang mulai, siapa yang mengakhiri, bagai lagu Kegagalan Cinta Bung Rhoma. Yang Jelas, tidak ada korelasinya antara lagu Rhoma, tertangkapnya Ridho Rhoma, dengan pernikahan Hamish dan Raisa.

 

Longlifemagz – Dua pekan kemarin, nitizen diramaikan oleh pernikahan solois cantik berbakat nan merdu suaranya, Raisa Andriana. Menikah dengan Hamish Daud, menjadikan Raisa melepas masa single-nya, memulai hidup baru menyandang peran sebagai istri. Ramainya respon dari nitizen (warga internet), entah itu dalam bentuk kekecewaan, dukungan, ataupun rasa pupusnya pengharapan, bergumul menjadi satu dalam tagar Hari Patah Hati Nasional.

Tanpa diresmikan oleh Presiden dan tencantum pula dalam kalender nasional, tampaknya Hari Patah Hati Nasional terlihat lebih heboh dari Hari Kartini yang benar-benar terlihat merahnya. Walau Cuma heboh didunia maya, yang jelas-jelas belum mengalahkan hebohnya Win Cycle sepeda gunung primadona anak 90-an, yang kian kesini sudah tidak pantas disebut anak lagi.

Sebenarnya Hari Patah Hati Nasional dibedakan menjadi dua bagian. Jilid pertama, saat berlangsungnya hari tunangan, dideklarasikan sebagai Hari Patah Hati Nasional Jilid pertama, tanggal 21 Mei 2017. Dan hari pernikahan yang masuk dalam Hari Patah Hati Nasional Jilid dua, tanggal 3 September 2017. Namun diantaranya terdapat kesamaan. Sama-sama menarik perhatian, juga sama-sama dibicarakan oleh banyak orang.

Selayaknya manunia yang berpasang-pasangan, terkhusus bagi agama Islam menikah adalah penyempurnaan setengah agama. Begitupun yang dilakukan oleh Hamish dan Raisa. Menjauhkan diri dari jinah, menikah, beranak pinak, dan berkeluarga. Namun kadang, justru direspon kurang semestinya yang tak berguna dan acapkali berlebihan. Padahal sesuatu yang berlebihan akan jadi overload.

Berbeda antusias masyarakat terkhusus nitizen menanggapi pernikahan Raisa dengan Hamish. Diantaranya oleh sebagian generasi Y (masa transisi para anak-anak kelahiran 80an sampai 2000, yang mulai melek teknologi-gudget) maupun para generasi Z (anak-anak generasi 2000 keatas, yang masih pada bibit, baru tumbuh bulu, pengkonsumsi teknologi-gudget era baru). Merekalah warga tetap dunia maya, yang membanjiri respon diberbagai platform media sosial dengan berbagai bentuk ekspresi.

Banyak ragam, banyak media yang mewadahinya. Di Twitter ramai dengan tagar Hari Patah Hati Nasional yang sempat bertengger menjadi tranding topic. Banyaknya tweet dari para pengguna akun twitter dapat pula ditemukan. Mulai dari memberi dukungan, ada yang kecewa, sampai men-tweet mengungkapan rasa penuh pengharapan bertepuk sebelah tangan.

“Pacaran sama Keenan, duet sama Afgan, lamaran sama Hamish. Orang cantik mah bebas! #HariPatahHatiNasional” tulis akun @hyldahelida. Atau yang ini, “Siraman sore dulu, siapa tau abis siraman besok nikah ama Raisa” ujar akun @Reezky11.

Tak mau kalah dengan Twitter, Warga Instagram pun turut pula bereaksi. Ekspresi lebih variatif lagi, selain comment, Hari Patah Hati Nasional pula dilampiaskan dalam post feed di Instagram, maupun Insta Story. Bentuknya, banyak pula variasinya.

Ada yang bentuk Meme, ada pula yang merekam aktivitasnya dikamar dengan backsound lagu Raisa-UsaiDi Sini. Tentunya dengan Raut ekspresi penuh duka, ditambah tagar plus capslock bold Hari Patah Hati Nasional.

Kegaulan tingkat tinggi dalam tajuk Hari Patah Hati Nasional, membuat seolah-olah anda kehilangan jodoh yang sudah ditakdirkan Tuhan. Astaga, wanita masih banyak, laki-laki lain juga sama banyaknya.

Kejar dan cintailah yang ada, tentunya yang benar-benar realistis. Hamish, Raisa menikah bukanlah akhir dunia, bila kata berlebihan yang kalian inginkan. Mulailah berbenah diri jadi yang terbaik, selain kenyamanan, kesempurnaan, cinta. Siapkan pula materi yang banyak. Karena mau bagaimana juga biaya untuk menikah tidaklah murah terlebih beli rumah untuk tempat menetap. Kenapa saya jadi terkesan seperti sang salam super yang sudah kurang super.

Memang benar adanya bila Hamish dan Raisa menikah, maka populasi gender antara laki-laki, terkhusus wanita Indonesia berkurang. Tapi ini yang lebih penting untuk diwaspadai, berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) tahun 2015 tertera dari jumlah penduduk Indonesia sebanyak 237.641.326 juta jiwa, terdapat rasio gender 101 laki-laki dengan 100 wanita. Berarti dari 100 wanita di Indonesia terdapat 101 laki-laki, yang secara logikanya ada satu laki-laki dari sekian jumlah presentasi wanita yang tidak dapat pasangan.

Wahai kaum lelaki Jangan kamu salahkan siapa-siapa bila ini membuatmu risau, terlebih Hamish dan Raisa. Cukup kamu salahkan dan laknat para lelaki yang mempunyai banyak istri, bergundik, nikah sirih dan sejenisnya. Secara sadar mereka dengan kejamnya turut menurunkan populasi wanita untuk dinikahi.

Sempat bertenggernya Hari Patah Hati Nasional menjadi trending topic, dirasa membuat spam-spam di-official media Raisa diantara faktornya karena banyaknya Your Raisa di Indonesia (fans Raisa). Sehingga mereka secara sadar membuat banyak input aspirasi tercipta, terlebih ekspresi menanggapi pernikahan Hamish dan Raisa.

Wajar, sebagai musisi, jelas Raisa banyak dijadikan influence bagi para penyanyi pendatang baru di Indonesia. Sebagai seorang public figure yang multitalenta dengan predikat plus kuadrat, pasti banyak orang yang mengidamkan-idamkannya.

Kaum adam mendambakannya karena Raisa sebagai wanita idaman. Kaum Hawa menjadikan Raisa salah satu panutan dalam berdandan. Maka memang suatu kebenaran bila Raisa mempunyai banyak penggemar.

Terbukti, Raisa punya banyak warga (nitizen) yang menyenanginya, baik pria maupun wanita diberbagai platform media sosial (Instagram sampai Twitter). Pertanggal 10 September 2017, Instagram pengikut Raisa sebanyak 15,6 Milliar. Sedangkan di Twitter sebanyak 7,71 Milliar.

Berbeda dengan sang istri, Khamis Daud mempunyai fans tersendiri. Macho, tangguh, pintar, kuat, anak alam, tampan nan rupawan adalah kelebihan yang dieluhkan bagi penggemar Hamish, terkhusus para wanita, baik yang tulen maupun yang karbitan. Banyak yang mengagumi, banyak yang menyukai. Terlihat di akun media sosialnya, Hamish mempunyai pengikut Instagram sebanyak 1,7 Milliar dan Twitter sebanyak 63,7 ribu pengikut.

Puluhan Ribu sampai menginjak angka Milliaran pengikut, adalah suatu hal yang dahsyat, untuk public figure di Indonesia. Banyaknya pengikut, melebihi angka populasi manusia dibumi yang berkisar 7 Milliar orang atau diakhir abad nanti, tahun 2050 berkisar 11,2 milliar orang. Seperti simulasi saja, tak usah menunggu uji laporan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) tahun 2050 yang terlampir dalam Nationalgeograpic.co.id benar adanya.

Bergumulnya akun-akun media sosial, mulai dari akun personal, bisnis, sampai buzzer bersatu dalam asosiasi tagar Hari Patah Hati Nasional dan sempat menyebabkan trending topic Nasional. Menggeser, mengesampingkan, melupakan isu ataupun fenomena nasional. Yang membuat saya menjadi bingung dan nyinyir. Sebenarnya untuk apa fungsinya?

Tingginya pengharapan, dan kreativitas seseorang dalam berimajinasi membuat ia merasa pantas memiliki. Munculah opini baru, seolah Raisa direbut oleh Hamish dari anda, ataupun sebaliknya Hamish direbut oleh Raisa dari anda.

Sadarlah wahai keturunan Adam dan Hawa akan pengharapan yang utopis. Ingat Duta dan kawan-kawan Shela On 7 saja sudah Berhenti Berharap sejak tahun 2003. Ikuti jalan mereka, karena bagaimanapun juga Raisa nge-fans dengan Sheila On 7 sedari Sekolah Dasar.

Kadang Asiknya seseorang berekspresi terlebih mengomentari fenomena dimedia sosial demi memperoleh suatu eksistensi diri. Adalah agar memberikan kesan ia ada, tercitrakan hipster, mempunyai pergaulan yang luas, sekedar trendy, atau kekinian atau hitz pakai z.

Seperti yang diungkap dalam beberapa riset ditahun 2016, Nidya Zahra Hayumi –Penggunaan Instagram Sebagai bentuk Eksistensi Diri mengungkapkan “Eksistensi seseorang dipengaruhi oleh dunia luar menjadikan seseorang ingin mengembangkan dirinya dengan mengikuti perkembangan disekitarnya terutama bagi orang yang sedang berada di usia 13-18 tahun. Dengan instagram, alasan utama seseorang menggunakannya adalah untuk berbagi momentum. Sehingga menunjukan keberadaan seseorang yang ada di instagram, yang berarti ia ada disatu lingkungan”.

Yang kadang perlu diingatkan, seseorang terlebih ia public figure tetaplah mempunyai sisi privacy dan tentunya pilihan dalam memilih hidupnya. Terlebih Hamish dan Raisa. Dan sampai parahnya lagi banyak oknum yang membuat meme membanyangkan malam pertama Raisa. Sama-sama tau, sama-sama punya kebutuhan biologis. Lagipula mereka sudah menikah, suatu yang privat jangan dibayangkan dan diangkat menjadi santapan public.

Jika terus dibiarkan fenomena tagar ini, maka akan semakin bahaya, dunia nitizen akan gempar. Bagaimana bila nantinya Hamish dan Raisa punya anak, anaknya kembar cantik dan tampan, atau setidaknya nanti suatu saat pastilah ia hidup bahagia, dengan kemapanan, kekayaan yang mentereng, atau Bulan madu keliling dunia. Nitizen makin dibuat pupus saja.

Belum lagi banyaknya fans public figure lain yang nantinya ikutan latah, tak rela artis idolanya tak menyandang gelar pembuat hari raya. Masih adanya public figure cantik nan banyak fans, mulai dari Aura Kasih, Nikita Willy, Nabilla JKT, Agnes Mo, atau Prilly Latuconsina si serigala yang sukses dengan usaha kue keringnya. Mau berapa banyak tagar Hari Patah Hati Nasional yang tercipta?

Atau sekiranya Isyana teman featuring Raisa di project Anganmu-Anganku, tiba-tiba mereka ada masalah, lalu bertengkar bak anak STM. Unfollow-unfollowan Instagram, Raisa membully Isyana belum menikah-menikah, fans Isyana tak terima. Berapa tahun kemudian, Isyana menikah, Suaminya tampan rupawan tiada kalah. Munculah Hari Patah Hati Nasional Tandingan. Sungguh makin tidak ada istimewa dan bernilai Hari Nasional bila begini.

Sudah-sudah cukup sudah, sudah sampai disini saja. Yang perlu diingat dalam membahas hal remeh-temeh ini, saya bukanlah hater dari Raisa. Saya menikmati karya Raisa dibeberapa album karyanya. Terlebih saya menyatakan fans Raisa, sedari pertemuan yang tak disengaja, saat menonton pensi dibilangan Jakarta, dengan kecantikan dan suara merdunya melantunkan single “Serba Salah”.

Sebagai fans sejati saya hanya mengikuti dalilnya yang tertera di bio profil Instagramnya,“Tidak sulit bikin saya bahagia, cukup degan tidak nge-spam di IG saya. Thanks!”. Alhamdulillah, saya lebih dahulu dan selalu membahagiakan Raisa, sebelum Hamish datang sembari mendoktrin My Trip My Adventure.

Selain project serabutan, mencoba peruntungan pula sebagai penulis lepas, buruh event, dan usaha kecil clothing.

FIND US ON

ABOUT US

Longlife Magazine merupakan salah satu media digital seputar lifestyle remaja terkini. Kami memiliki beberapa rubrik mengenai lifestyle, event terkini, dan cerita inspirasi  dari para pelaku industri kreatif yang menarik untuk kalian ikuti.

Media ini diterbitkan sejak Februari 2015 sebagai media alternatif, efektif dan strategis yang memuat aneka ragam informasi bagi para pembacanya.

 

Pin It on Pinterest